Informasi Terkini Setiap Hari

Senin, 02 November 2020

Phishing Menggila! Ini Lho 3 Modus Phishing serta Panduan Menghindarinya

Penipuan online saat ini terus menjadi mutahir bersamaan dengan kemajuan teknologi. Oleh karena itu kita pula wajib mempunyai pengetahuan seputar modus penipuan online, serta smart dalam melindungi data- data individu dengan baik. Tujuannya, supaya Kamu tidak tertipu serta merugi.


Terdapat banyak korban penipuan online yang merugi sebab uangnya di keruk habis- habisan. Pemicu utamanya sebab para korban tidak mempunyai lumayan pengetahuan tentang modus- modus kejahatan online, gampang yakin ataupun tergiur dengan perkata‘ manis’ serta tidak melindungi data- data individu yang dimilikinya dengan bijak.



Saat sebelum bahas spear phishing, Kamu butuh mengerti dahulu apa saja informasi serta data individu yang sifatnya sensitif serta berarti buat dilindungi. Perihal ini berarti supaya Kamu dapat lebih mawas diri serta tidak sembarangan posting serta share data- data individu Kamu di sosial media ataupun ke orang lain.


Informasi serta data berarti individu antara lain:


informasi account online: username, password


informasi perbankan: no rekening, no kartu kredit, CVV( 3 digit angka di balik kartu), kode OTP, bertepatan pada expired kartu kredit/ debit


informasi bukti diri diri: KTP, NPWP, SIM, KK, Paspor


informasi yang lain: bertepatan pada lahir, alamat rumah lengkap, nama bunda kandung


Sehabis mengerti data- data individu yang butuh dilindungi dengan baik, saat ini Kamu butuh tahu modus kejahatan serta cirinya. Tujuannya, supaya Kamu tidak masuk dalam jebakan‘ batman’ penipu online.


Apa Itu Spear Phishing?


Spear phishing tercantum dalam jenis penipuan phishing. Secara universal, phishing sendiri merupakan metode penipuan yang bertujuan mencuri informasi serta data berarti korban. Kemudian informasi serta data tersebut hendak digunakan oleh penjahat siber buat menghabiskan harta korban secara online.


Ada pula spear phishing merupakan modus penipuan online yang mencampurkan metode phishing dengan modus social engineering( rekayasa sosial). Jadi, modus spear phishing merupakan wujud kejahatan pencurian data- data individu berarti yang dicoba dengan metode mengelabui korban secara psikologis sehingga korban tidak siuman dirinya tertipu serta berbagi data- data individu yang dimilikinya.


Karakteristik Modus Penipuan Spear Phishing


Kamu butuh tahu kalau wujud penipuan ini banyak dicoba lewat e- mail ataupun telepon. Tidak tidak sering pula spear phishing pula menjerat korban lewat platform online yang lain semacam media sosial serta pesan pendek SMS/ WhatsApp.


Modus spear phishing yang dicoba via telepon, karakteristik utamanya merupakan telepon dengan berita menang undian, hadiah jutaan rupiah tanpa diundi, promo kartu kredit, promo diskon besar- besaran dari e- commerce ataupun industri dompet digital. Sampai layanan pembaharuan perbankan supaya rekening Kamu tidak di blokir.


1. Identitas spear phishing via telepon


Suara penipu terdengar sangat menyakinkan


Style bicara penipu luwes, intonasi bicara kilat seolah- olah membuat Kamu tidak memiliki banyak waktu buat berpikir jernih


Kamu diyakinkan kalau hadiah hendak dikirim ke rekening Kamu dengan ketentuan yang wajib dipadati semacam membagikan no rekening/ account dompet digital beserta kode OTP yang dikirimkan via SMS dikala itu pula.


Ataupun Kamu hendak diyakinkan kalau informasi perbankan Kamu wajib lekas di pembaharuan/ di perbaharui bila tidak rekening hendak di blokir. Perihal ini tidak benar, Kamu wajib mengerti kalau pihak bank ataupun industri dompet digital tidak menganjurkan Kamu berbagi informasi( username, password, OTP) via telepon buat pembaharuan informasi diri.


Karakteristik yang lain, penipu dapat jadi sudah mempunyai informasi individu korban( misalnya, email, nama lengkap, no KTP/ NPWP). Kemudian penipu hendak menghubungi korban serta mengatakan data- data tersebut, seolah- olah penipu ini memanglah dari pihak formal( bank ataupun industri yang lain) sebab terdapat data- data data korban.


Bagaikan contoh, Kamu memperoleh telepon dari pihak bank A yang berkata hal- hal yang meyakinkan Kamu( korban) kalau penipu merupakan pihak formal bank A.


Berikut contoh model obrolan pendek modus spear phishing, yang butuh Kamu tahu:


“ Selamat siang, apa betul Kamu merupakan pak Ali, dengan alamat email( abcali@gmail. com), Terima kasih Kamu sudah melaksanakan pengajuan pinjaman sebesar Rp100 juta di Bank A. Kami dari pihak bank A hendak melaksanakan konfirmasi bonus buat proses pencairan dana Kamu ke rekening Kamu langsung hari ini pula. Dikala ini pula Kamu hendak menerima SMS yang berbentuk kode rahasia dari kami. Mohon lekas konfirmasi dengan metode mengatakan kode tersebut.”


Panduan jauhi spear phishing via telepon:


Kamu tidak butuh buang- buang waktu melayani telepon penipuan. Ingat jangan gampang tergiur oleh hadiah ataupun tawaran yang tidak jelas. Kamu dapat merugi kala data- data individu telah Kamu bagikan ke penipu. Langsung tutup telepon serta blokir no tersebut( bila di perlukan).


2. Identitas spear phishing via email


Modus spear phishingvia e- mail ini bermacam- macam temanya mulai dari tawaran email tentang newsletter, promo, sampai kabar lowongan kerja.


Penipu hendak mengirimkan email dengan alamat email yang sangat mirip dengan email formal dari industri/ institusi tertentu.


Panduan jauhi spear phishing via e- mail:


Jalani dobel cek serta ricek alamat email serta web yang tertera di dalamnya. Perhatikan alamat email di bagian akhiran alamat email serta nama web yang tercantum di dalam email tersebut.


Jangan langsung yakin serta men- klik link tawaran promo/ undian yang tertera di dalam email tersebut. Jangan pula membalas email tersebut serta mengirimkan data- data individu Kamu.


Abaikan apabila Kamu menerima e- mail penipuan, langsung hapus email tersebut ataupun jalani blokir email bila diperlukan


3. Identitas spear phishing via sosial media


Platform sosial media( Instagram, Facebook) kerap jadi fasilitas penipuan. Penipu hendak membuat account media sosial serta isinya terbuat sedemikian mirip persis dengan account formal yang terdapat.


Perhatikan dengan saksama account media sosial formal dari bank/ industri/ institusi formal. Biasanya, account formal terdapat centang biru( ciri verifikasi di Instagram)


Penipu siber hendak mengirimkan pesan( Desimeter/ direct message) yang diiringi link, dimana Kamu hendak terbuat penasaran serta ditunjukan buat men- klik link tersebut.


Panduan jauhi spear phishing via sosial media:


Jangan tergiur dengan pesan( Desimeter/ direct message) yang masuk ke account Kamu serta berkata Kamu memperoleh hadiah/ promo/ diskon serta lain sebagainya.


Jangan gampang yakin serta kilat tergiur dengan testimoni yang dipasang di account media sosial palsu( tidak formal). Perihal ini dapat jadi, penipu mencopas testimoni gambar dari account asli.


Was- was link phishing yang dikirimkan via Desimeter ke account sosial media Kamu. Jauhi klik link tersebut.


Jangan berpendapat serta mempublikasikan informasi individu Kamu di kolom pendapat media sosial manapun supaya senantiasa nyaman.


Waspadalah terhadap account media sosial serta web palsu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar